<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>[Akuakultur Weblog] &#187; Dunia</title>
	<atom:link href="http://akuakultur.wordpress.com/category/dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akuakultur.wordpress.com</link>
	<description>"Blog informasi bagi perkembangan akuakultur Indonesia"</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jun 2007 16:44:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akuakultur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/78e4ead95ac0021f0513ce210d3311af?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>[Akuakultur Weblog] &#187; Dunia</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akuakultur.wordpress.com/osd.xml" title="[Akuakultur Weblog]" />
		<item>
		<title>Kunjungan Ratu Sofia ke Aceh</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/2007/02/08/kunjungan-ratu-sofia-ke-aceh/</link>
		<comments>http://akuakultur.wordpress.com/2007/02/08/kunjungan-ratu-sofia-ke-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 12:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roffi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akuakultur.wordpress.com/2007/02/08/kunjungan-ratu-sofia-ke-aceh/</guid>
		<description><![CDATA[Kunjungan Ratu Sofia ke proyek rehabilitasi perikanan pasca tsunami di Aceh
Ratu Sofia dari Spanyol mengunjungi proyek rehabilitasi perikanan pasca tsunami di Aceh sebagai salah satu rangkaian acara mengunjungi Indonesia dan Kamboja. Tsunami yang terjadi di Aceh pada bulan desember 2004 menimbulkan kerusakan dahsyat pada bidang perikanan dan akuakultur.
Ratu Sofia menginspeksi fasilitas pembuatan perahu nelayan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=37&subd=akuakultur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Kunjungan Ratu Sofia ke proyek rehabilitasi perikanan pasca tsunami di Aceh</strong></p>
<p>Ratu Sofia dari Spanyol mengunjungi proyek rehabilitasi perikanan pasca tsunami di Aceh sebagai salah satu rangkaian acara mengunjungi Indonesia dan Kamboja. Tsunami yang terjadi di Aceh pada bulan desember 2004 menimbulkan kerusakan dahsyat pada bidang perikanan dan akuakultur.</p>
<p>Ratu Sofia menginspeksi fasilitas pembuatan perahu nelayan dan mengunjungi tambak dan kolam budidaya ikan. Beliau juga menginaugurasi sebuah model hatchery di Ladong yang nantinya akan digunakan sebagai pusat pelatihan untuk teknik perikanan yang sustainable. Beliau bertemu dengan sebagian stakeholder proyek yang kebanyakan wanita yang bertempat tinggal di pesisir propinsi Aceh. Beliau mengunjungi pula petani yang telah menerima fasiltas, peralatan, benih serta asistensi untuk membangun kembali usaha budidaya perikanan.</p>
<p>Kunjungan Ratu Sofia didampingi He Changchui yang menjabat sebagai asisten direktorat jenderal FAO untuk Asia Pasifik, staff ahli FAO dan staf ahli dari Spanish International Cooperation (<a href="http://www.aeci.es/">AECI</a>).</p>
<p>He Changchui mengatakan bahwa dengan bantuan Spanyol, nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah ikan mempunyai kesempatan untuk membangun kembali usaha mereka sehingga memiliki kembali masa depan. He Changchui berterimakasih pula atas kedatangan Ratu Sofia ke Aceh sebagai salah satu langkah menyukseskan misi FAO untuk mencapai misi keamanan pangan dunia.</p>
<p>AECI saat ini menyediakan dana sejumlah 1.5 juta euro untuk proyek yang telah berlangsung semenjak Desember 2005. Sebagai upaya tambahan, AECI juga mendampingi pemerintah Republik Indonesia dalam mengkoordinasi strategi dan perencanaan perikanan.</p>
<p><em>Press release issued by the office of the FAO Representative in Indonesia</em><br />
dikutip dari <a href="http://www.reliefweb.int/rw/RWB.NSF/db900SID/LSGZ-6Y6DJF?OpenDocument">http://www.reliefweb.int/rw/RWB.NSF/db900SID/LSGZ-6Y6DJF?OpenDocument</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akuakultur.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akuakultur.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akuakultur.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akuakultur.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akuakultur.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akuakultur.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akuakultur.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akuakultur.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akuakultur.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akuakultur.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akuakultur.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akuakultur.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=37&subd=akuakultur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akuakultur.wordpress.com/2007/02/08/kunjungan-ratu-sofia-ke-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af5ddb9292ce00eae2287bf326cccf87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pendekar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gebrakan perusahaan akuakultur Indonesia &#8211; PT. Central Proteinaprima</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/2007/01/18/gebrakan-perusahaan-akuakultur-indonesia-pt-central-proteinaprima/</link>
		<comments>http://akuakultur.wordpress.com/2007/01/18/gebrakan-perusahaan-akuakultur-indonesia-pt-central-proteinaprima/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2007 10:43:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roffi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akuakultur.wordpress.com/2007/01/20/gebrakan-perusahaan-akuakultur-indonesia-pt-central-proteinaprima/</guid>
		<description><![CDATA[PT. Central Proteinaprima (CPRO), perusahaan raksasa akuakultur berbasis di Indonesia yang bergerak pada akuakultur udang terintegrasi, membuat langkah yang spektakuler dengan mengambil-alih sebuah perusahaan budidaya udang berbasis di Florida, USA. Perusahaan yang diambil alih itu adalah perusahaan bernama Shrimp Improvement Systems (LLC) yang bergerak pada produksi benih udang tahan penyakit.
Hendrik Silalahi sebagai sekretaris korporat menyatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=29&subd=akuakultur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://www.cpp.co.id">PT. Central Proteinaprima</a> (CPRO), perusahaan raksasa akuakultur berbasis di Indonesia yang bergerak pada akuakultur udang terintegrasi, membuat langkah yang spektakuler dengan mengambil-alih sebuah perusahaan budidaya udang berbasis di Florida, USA. Perusahaan yang diambil alih itu adalah perusahaan bernama <a href="http://www.shrimpimprovement.com/">Shrimp Improvement Systems (LLC)</a> yang bergerak pada produksi benih udang tahan penyakit.</p>
<p>Hendrik Silalahi sebagai sekretaris korporat menyatakan keputusan ini didasari bahwa SIS memiliki program pemijahan udang yang sukses dan dapat meningkatkan resistensi terhadap penyakit, demikian yang beliau katakan kepada Jakarta Stock Exchange (JSX). Selanjutnya yang jadi pertimbangan adalah SIS mempunyai metoda untuk meningkatkan kualitas benih udang yang bebas patogen serta perusahaan ini sudah mempunyai pasar ke 20 negara.</p>
<p>Akuisisi ini merupakan langkah strategis CPRO untuk meningkatkan kinerja perusahaan korporasinya, dalam jangka panjang memperkuat aktivitas operasional serta wilayah pemasaran global. CPRO kedepannya berencana meningkatkan program penelitian genetis di SIS, dan menyeleksi udang yang cocok untuk diimplementasikan di Indonesia. Selanjutnya akuisisi ini berupaya untuk meningkatkan produksi udang dan resistensi udang terhadap penyakit, juga membuat peluang untuk menciptakan pasar untuk memasarkan benih di Indonesia.</p>
<p>Saham CPRO sendiri di lantai bursa efek pada minggu ini merupakan saham teraktif setelah PGAS.</p>
<p>News Source: <a href="http://www.antara.co.id/en/seenws/?id=26210">http://www.antara.co.id/en/seenws/?id=26210</a></p>
<p><a href="http://www.cpp.co.id/sites/index.php?do=ir.main">http://www.cpp.co.id/sites/index.php?do=ir.main</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akuakultur.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akuakultur.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akuakultur.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akuakultur.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akuakultur.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akuakultur.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akuakultur.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akuakultur.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akuakultur.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akuakultur.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akuakultur.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akuakultur.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=29&subd=akuakultur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akuakultur.wordpress.com/2007/01/18/gebrakan-perusahaan-akuakultur-indonesia-pt-central-proteinaprima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af5ddb9292ce00eae2287bf326cccf87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pendekar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akseptansi Konsumen terhadap Produk Akuakultur &#8220;GMO&#8221;</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/23/akseptansi-konsumen-terhadap-produk-akuakultur-gmo/</link>
		<comments>http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/23/akseptansi-konsumen-terhadap-produk-akuakultur-gmo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2006 21:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roffi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bioteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/23/akseptansi-konsumen-terhadap-produk-akuakultur-gmo/</guid>
		<description><![CDATA[Semakin berkembangnya teknologi dan penelitian mengenai GMO (Genetically Modified Organisms) maka semakin meningkat pula isu mengenai akseptansi oleh konsumen terhadap produk akuakultur yang telah mengalami modifikasi genetis. Informasi mengenai pendapat konsumen khusus pada produk akuakultur yang termodifikasi secara genetis, masih dirasakan kurang, oleh karena itu posting ini dirasakan perlu ada untuk sedikitnya mendapat gambaran mengenai pendapat konsumen di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=27&subd=akuakultur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Semakin berkembangnya teknologi dan penelitian mengenai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Genetically_modified_organism">GMO</a> (<em>Genetically Modified Organisms</em>) maka semakin meningkat pula isu mengenai akseptansi oleh konsumen terhadap produk akuakultur yang telah mengalami modifikasi genetis. Informasi mengenai pendapat konsumen khusus pada produk akuakultur yang termodifikasi secara genetis, masih dirasakan kurang, oleh karena itu posting ini dirasakan perlu ada untuk sedikitnya mendapat gambaran mengenai pendapat konsumen di berbagai belahan dunia saat ini.</p>
<p>Modifikasi atau rekayasa genetik pada akuakultur bertujuan untuk produksi yang efisien. Beberapa hal yang telah dilakukan dengan teknologi rekayasa genetik transgenik saat ini antara lain memanfaatkan gen ikan yang diketahui mampu meningkatkan pertumbuhan dan meningkat resistensi terhadap penyakit.</p>
<p>Sebagian besar produk GMO di berbagai belahan dunia masih dikembangkan di skala lab dan menjadi objek penelitian namun di masa mendatang produk ini mungkin saja akan lebih populer karena menawarkan produsen akuakultur alternatif &#8220;yang lebih efisien dan lebih murah&#8221;.</p>
<p>Pada artikel ini akan dibahas mengenai pendapat konsumen &#8216;khususnya&#8217; di USA terhadap produk GMO akuakultur berdasarkan data survey yang dilakukan sekelompok peneliti dari West Virginia, USA. Bila dibandingkan dengan masyarakat Eropa, masyarakat USA lebih cenderung untuk menerima produk GMO. Masyarakat Eropa cenderung lebih hati-hati dengan produk GMO (yang sudah ada) dengan mewajibkan pemasangan label tertentu, bahkan sapi yang diberi pakan dengan bahan baku non GMO cenderung dihargai lebih tinggi. Hal ini ditambah pula dengan preferensi masyarakat Eropa terhadap produk organik dengan traceability yang mengikuti aturan tertentu.</p>
<p>Namun membandingkan akseptansi USA dan Eropa terhadap produk GMO dirasakan kompleks karena perbedaan kultur, perbedaan aturan yang diterapkan ditambah kurangnya pengetahuan tentang GMO.</p>
<p>Hasil survey yang dilakukan tahun 2005 oleh tim peneliti terhadap 800 responden dari berbagai daerah di USA, menunjukkan bahwa potensi terbesar konsumen produk akuakultur GMO adalah masyarakat yang mempunyai income lebih tinggi dengan kategori usia dewasa dan dari kelompok non Afro-American. Model yang dikembangkan oleh peneliti menunjukkan pula bahwa konsumen kemungkinan besar bisa memilih produk GMO yang memiliki persepsi <strong>environmental friendly</strong> (ramah lingkungan) . Arah penelitian ini selanjutnya berkembang untuk mengetahui mengapa pada saat survey terdapat persepsi yang cukup beragam, diduga hal ini mengarah pada ketersediaan informasi (yang kurang) dan mungkin juga pandangan agama seseorang terhadap bioteknologi ini.</p>
<p>Masih banyak yang perlu diketahui mengenai hubungan konsumen dan produk akuakultur GMO sebagai contoh meneliti preferensi konsumen terhadap ikan tangkap versus produk akuakultur dihubungkan dengan isu GMO.  Isu lain yang besar adalah dampak produk GMO terhadap pasar produk perikanan secara global. Hal-hal seperti ini harus segera diantisipasi (dan diteliti) mengingat semakin pentingnya isu ini di masa mendatang walaupun di Indonesia belum terdengar adanya produk GMO dari akuakultur di pasaran.</p>
<p>*Roffi G*</p>
<p>Referensi:</p>
<p>WILLINGNESS TO CONSUME GENETICALLY MODIFIED<br />
FOODS—THE CASE OF FISH AND SEAFOOD<br />
Brian Bennett, Gerard D’Souza, Tatiana Borisova, and Anura Amarasinghe &amp; Agricultural and Resource Economics Program, Division of Resource Management, West Virginia University, Morgantown, West Virginia, USA</p>
<p>Aquaculture Economics &amp; Management, 9:331–345, 2005</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akuakultur.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akuakultur.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akuakultur.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akuakultur.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akuakultur.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akuakultur.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akuakultur.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akuakultur.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akuakultur.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akuakultur.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akuakultur.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akuakultur.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akuakultur.wordpress.com&blog=168585&post=27&subd=akuakultur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/23/akseptansi-konsumen-terhadap-produk-akuakultur-gmo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/af5ddb9292ce00eae2287bf326cccf87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pendekar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>