<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Siapa Kami</title>
	<atom:link href="http://akuakultur.wordpress.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akuakultur.wordpress.com</link>
	<description>"Blog informasi bagi perkembangan akuakultur Indonesia"</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 May 2008 14:08:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: TARUNA 42 STP</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/about/#comment-499</link>
		<dc:creator>TARUNA 42 STP</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 20:08:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-499</guid>
		<description>Akuakultur adalah harapan masa depan kami, dimana sumber daya alam non hayati sudah mulai habis,maka ilmu akuakultur masih eksis, dengan waktu-waktu menemukan inovasi tiada henti , untuk intu kita harus bangga karena telah bergerak di bidang ini , yang bukan saja memanfaatkan semata tetapi juga megadakan penelitian untuk berlangsungnya kembali biota sumber daya hayati khususnya perikanan.
Hidup Akuakultur...! Raja Tambak !!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akuakultur adalah harapan masa depan kami, dimana sumber daya alam non hayati sudah mulai habis,maka ilmu akuakultur masih eksis, dengan waktu-waktu menemukan inovasi tiada henti , untuk intu kita harus bangga karena telah bergerak di bidang ini , yang bukan saja memanfaatkan semata tetapi juga megadakan penelitian untuk berlangsungnya kembali biota sumber daya hayati khususnya perikanan.<br />
Hidup Akuakultur&#8230;! Raja Tambak !!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mugi Mulyono</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/about/#comment-458</link>
		<dc:creator>Mugi Mulyono</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 16:49:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-458</guid>
		<description>Pembangunan akuakultur yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan adalah harapan dunia. menagapi adanya pemanasan global yang disebabkan adanya pembukaan lahan budidaya yang notabene membabat hutan mangrove. Mungkin perlu kita lakukan pebnataan kembali untuk dapat meminimalkan efek tersebut. Mari Kita Menanam 1, 10, 100, 1000 sejuta, semilyar, setriliun mangrove</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan akuakultur yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan adalah harapan dunia. menagapi adanya pemanasan global yang disebabkan adanya pembukaan lahan budidaya yang notabene membabat hutan mangrove. Mungkin perlu kita lakukan pebnataan kembali untuk dapat meminimalkan efek tersebut. Mari Kita Menanam 1, 10, 100, 1000 sejuta, semilyar, setriliun mangrove</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Roffi</title>
		<link>http://akuakultur.wordpress.com/about/#comment-245</link>
		<dc:creator>Roffi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jun 2007 15:56:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-245</guid>
		<description>Hallo pak suryono, senang sekali mendapat atensi dari bapak, kebetulan saya tidak punya pengalaman seperti itu. 

Tapi menurut saya kemungkinan besar komposisi yang terkandung dalam TCBS saat itu berbeda. Tapi mestinya produk sekelas difco dan merck harusnya menjaga konsistensi produknya.

Sudah dicoba dengan batch yang lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo pak suryono, senang sekali mendapat atensi dari bapak, kebetulan saya tidak punya pengalaman seperti itu. </p>
<p>Tapi menurut saya kemungkinan besar komposisi yang terkandung dalam TCBS saat itu berbeda. Tapi mestinya produk sekelas difco dan merck harusnya menjaga konsistensi produknya.</p>
<p>Sudah dicoba dengan batch yang lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
